Cara Packing Sidat

PENTING DIPERHATIKAN

Sebelum moa dikirim, sidat HARUS dipuasakan terlebih dahulu minimal 1 hari, sehingga pada saat dipacking dan dalam perjalanan, sidat tidak muntah/berak yang mengakibatkan kualitas air di dalam media packing rusak/menurun, dan meningkatkan resiko kematian selama perjalanan!

Packingnya untuk pesawat udara:

Bahan:

  • Box Sytrofoam Garuda tebal Box styrofoam sidat
  • Dalam 1 box Garuda (GA-75 besar) dapat diisi MOA sebanyak 20 kg berat Moa saja, nanti ditambah air 2 lt.
  • Siapkan plastik yang biasa digunakan untuk pengiriman ikan (Plastik HD tebal). Plastik lapis 2 dimana kedua ujung-ujungnya diikat karetuntuk mencegah kebocoran plastik dari ujung
  • Siapkan oksigen (Ingat! memakai oksigen, bukan blower / kompressor)
  • Siapkan es batu / es pentung dengan berat @0.5kg  sebanyak 2 buah
  • Lakban
  • karet gelang

Penanganan Sebelum Packing:

  1. Sidat di bius dengan cara air kolam suhunya diturunkan sehingga berkisar 22-25 derajat Celcius. Cara menurunkan suhu di kolam yaitu langsung es dimasukkan ke dalam kolam berisi Sidat.
  2. Lalu siapkan plastik diisi air (dari kolam pembiusan Sidat) sekitar 2-2.5 kg air, lalu es yang 1/2kg (2 buah) dimasukkan ke dalam plastik yang isi air tsb.
  3. Setelah itu, sidat lalu dimasukkan ke dalam plastik berisi air tersebut, lalu plastik diisi oksigen secukupnya (sesuai dimensi box styrofoam yang digunakan) kemudian diikat yang rapat dengan karet gelang.
  4. Plastik isi sidat tersebut lalu dimasukkan ke dalam box syrofoam yang sudah disiapkan, dilakban, lalu siap dikirim.

Cara Pengiriman darat:

jerigen
Jika pengiriman via darat, pada prinsipnya sama juga, hanya medianya pakai Blong/jerigen yang diberi lubang untuk udara masuk, dan lebih bagus lagi jika diberi aerator (gelembung udara/blower). Sebelumnya pastikan jerigen sudah tidak berbau bahan kimia.
Dengan begitu sudah cukup untuk tahan sampai 24 jam. Yang penting, jika es sudah leleh/habis, maka diganti dengan es baru.
Air juga bisa diganti dalam perjalanan darat (jika waktunya lewat 18 jam).

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Uzaku (Salad Ikan Sidat)

uzaku

Salad Sidat (Uzaku)

Merupakan salah satu varian masakan sunomono di Jepang dan merupakan hidangan segar untuk makan di musim panas.  Makanan kaya protein, kalsium dan vitamin ini sangat cocok untuk meningkatkan stamina tubuh.  Beberapa orang percaya bahwa makanan ini juga mampu meningkatkan vitalitas pria.

Bahan:

* 2 ketimun Jepang

* 125 gram sidat panggang (unagi-no-kabayaki)

* 3 sdm cuka beras

* 1 sdm gula

* 1 sdm kecap

* Garam secukupnya

Persiapan:

Iris tipis cucumbers ke putaran. Taburkan garam pada ketimun iris dan biarkan selama 20 menit. Potong sidat panggang (kabayaki) bentuk kecil-kecil, tempatkan di lembaran alumunium foil dan taruh diatas panggangan/microwave selama dua menit.

Peras irisan ketimun jepang agar airnya keluar.

Campurkan kecap, gula, dan cuka dalam mangkuk kecil. Letakkan ketimun iris dan potongan-potongan unagi di mangkuk lain.

Tuangkan saus di atas ketimun dan sidat panggang.

Untuk 4 porsi

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Minyak Ikan Sidat

minyak ikan

Minyak Ikan sidat dibuat dari ekstrak sum-sum ikan sidat segar, mengandung tiga jenis nutrient penting yaitu:  asam lemak omega 3 (DHA & EPA) , Phospholipids dan antioksidan Vitamin E.

Jika tubuh tidak memiliki keseimbangan yang tepat dari asam lemak omega 3 (DHA & EPA) , Phospholipids dan antioksidan Vitamin E maka akan menyebabkan kerusakan sistem prostaglandin tubuh.

Contoh penyakit yang diakibatkan ketidak seimbangan tersebut.

  • Syndrome PMS (premenstrual syndrome)
  • Sakit Abnominal & keram uterine
  • Mual, letih dan lesu
  • Sakit Kepala
  • Kurang nafsu makan
  • Terkait PMS : kegelisahan, depresi dan stres
  • Disfungsi Ereksi pada pria
  • Kolesterol tinggi (high LDLs and Triglycerides)
  • Sakit dan kaku pada persendian, dengan fleksibilitas terbatas
  • Pilek berkelanjutan, bersin, gatal pada mata
  • Radang sendi, Multiple Sclerosis
  • Kelelahan

# Omega 3 (DHA & EPA)

Omega – 3 adalah jenis polyunsaturated fatty acid (omega 6 yang lainnya) yang penting karena tubuh tidak dapat membuat mereka sendiri dan harus berasal dari makanan yang kita makan.  Minyak ikan air dingin (sidat, salmon, tuna , ikan kembung) yang sering absen dalam makanan kita, sumber utama terbaik Omega 3, the EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid). Mereka adalah penting untuk:


•  Pengembangan dari sistem saraf pusat (otak kaya akan DHA)
•  Mengatur pembekuan dan tekanan darah serta peradangan
•  Mengatur kekebalan tubuh

Pentingnya mengembalikan keseimbangan yang benar

Omega 3 dan Omega 6 memainkan peranan penting dalam proses inflammasi, yang merupakan pusat respon kekebalan tubuh.

Jika Omega 6 adalah pedal yang diperlukan untuk proses inflammasi, sebagai contoh melawan infeksi, omega 3 lah yang menormalkan respon tubuh.

Jika terlalu banyak Omega 6 dalam tubuh, penyakit seperti radang sendi, diabetes, penyakit jantung, dll meningkat dengan signifikan.

Mengembalikan keseimbangan asam lemak tubuh dengan kata lain meningkatkan Omega 3 adalah pendekatan yang logis untuk mengatasi penyakit.

# Phospholipids

Disebut juga “cell gatekeepers”, lemak ini membatasi membran sell yang merupakan benteng mikroskopis yang membantu memfilter toxin, melawan oxidative stress yang disebabkan oleh radikal bebas  yang membuat kerusakan di dalam sel.

Phospholipid  memberikan nutrient penting untuk Neuro-transmisi yang terlibat dalam pengaturan otot, memori, suasana hati, tidur, dan organ kunci seperti jantung.

Seperti Omega 3 dan 6 yang melekat pada phospholipid, mereka secara efektif bioavailable yakni dapat diserap lebih baik dan dimanfaatkan oleh tubuh.

# Antioksidan Vitamin E

Vitamin E yang membantu menetralkan efek yang merusak dari unstabled compounds, disebut juga radikal bebas yang sering menyebabkan masalah kesehatan kronis. Ini adalah Antiosidan yang membantu menstabilkan minyak Omega 3 .

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Kandungan Gizi Ikan Sidat

Ikan sidat disebut juga ikan moa, dan nama ilmiahnya adalah Anguilla japonica. Ikan sidat adalah sejenis ikan yang mempunyai nilai gizi sangat tinggi, kaya akan protein serta vitamin D dan E, serta mempunyai mucoprotein yang kaya, disebut sebagai asam amino lemak ganggang dan asam ribonukleat.

Ikan sidat sangat berharga, sejak zaman kuno telah mendapat nama harum seperti “ginseng air”, “emas lunak” dan lain lain, terdapat catatan rincinya pada “Kitab Obat-Obatan Herbal China”, “Kumpulan Obat Ajaib China” dan catatan-catatan kuno lainnya. Ikan sidat dapat meninggalkan hidup di air, daya adaptasinya sangat kuat, dapat hidup di laut, juga dapat hidup di sungai, maupun air tawar.

Sampai sekarang, ikan sidat tak dapat dibudidaya oleh manusia, oleh karena itu nilainya sangat tinggi. Penelitian kedokteran moderen menemukan bahwa kandungan vitamin dan mikronutrien dalam ikan sidat sangat tinggi, di antaranya kandungan vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin A masing-masing adalah 25 kali lipat, 5 kali lipat dan 45 kali lipat susu sapi, kandungan zinc (emas otak) merupakan 9 kali lipat susu sapi. Terutama beberapa tahun belakangan ini ditemukan bahwa ikan sidat mengandung berbagai asam lemak tak jenuh yang tinggi yang tak ada pada hewan lainnya, sehingga dapat merupakan makanan utama yang memenuhi nafsu makan manusia, tanpa perlu kuatir badan akan menjadi gemuk. Rasa ikan sidat harum dan enak, disebut sebagai “ginseng air”, fungsinya dalam memperpanjang umur dan melawan kelemahan dan penuaan tak ternilai.

Sumber ikan sidat tersebar di berbagai daerah di dunia, pembiakan dengan penangkapan tunas ikan sidat alami dan menjadi ikan sidat air tawar sangat jarang, sedangkan keistimewaan ikan sidat air tawar mempunyai masa pertumbuhan yang pendek dan tak terpolusi zat logam. Teknologi menemukan bahwa daya hidup ikan sidat yang ajaib bersumber dari tulang sum-sumnya yang besar dan kuat. Penelitian modern menunjukkan bahwa tulang sum-sum ikan sidat mengadung beratus-ratus jenis zat bergizi, gizi dan nilai farmakologinya yang istimewa telah mendapat perhatian yang luas dari para pakar.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Buku Budi Daya Sidat

Buku Budi Daya Sidat

Penyusun : I Made Suitha, A.Pi & Akhmad Suhaeri
Ukuran : 15 x 23 cm.
Tebal : iv + 44 hlm.
Penerbit : AgroMedia Pustaka
ISBN : 979-006-190-0
Harga : Rp 17.000,-

Sidat, komoditas perikanan ini belum banyak dikenal orang. Padahal, hewan yang mirip dengan belut ini memiliki potensi luar biasa sebagai komoditas dalam negeri maupun ekspor.Permintaan ekspor sidat terus meningkat. Harga jualnya juga mencengangkan. Sayangnya, teknik pendederan dan pembesaran yang menjadi kunci dihasilkannya sidat berkualitas dan layak ekspor belum banyak dikuasai.

Buku ini menjelaskan berbagai hal mengenai sidat, dari pengenalan jenis-jenis sidat, teknik budi daya (pendederan dan pembesaran), pengendalian penyakit dan hama, pengembangan budi daya, hingga analisis usaha. Sebagai kunci keberhasilan budi daya sidat, teknik pendederan dan pembesaran dipaparkan secara rinci dan jelas.

Selamat membudidayakan sidat dan sukses!

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 1 Komentar

Teknik Budidaya Cacing Tubifek / Sutra

cacing tubifex

Persiapan Bibit

Bibit bisa dibeli dari toko ikan hias atau diambil dari alam

Note : Sebaiknya bibit cacing di karantina dahulu karena ditakutkan membawa bakteri patogen.

2. Persiapan Media

Media perkembangan dibuat sebagai kubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran air. Tiap tiap kubangan dibuat petakan petakan kecil ukuran 20 x 20 cm dengan tinggi bedengan atau tanggul 10 cm, antar bedengan diberi lubang dengan diameter 1 cm

20 cm x 20 cm

20 cm x 20 cm

20 cm x 20 cm

20 cm x 20 cm

20 cm x 20 cm

20 cm x 20 cm

20 cm x 20 cm

20 cm x 20 cm

1 M x 2M

3. Pemupukan

Lahan di pupuk dengan dekak halus atau ampas tahu sebanyak 200 – 250 gr/m2 atau dengan pupuk kandang sebanyak 300 gr/m2.

4. Fermentasi

Lahan direndam dengan air setinggi 5 cm selama 3-4 hari.

5. Penebaran Bibit

Selama Proses Budidaya lahan dialiri air dengan debit 2 – 5 Liter / detik

6. Pemanenan

Cacing Bisa dipanen setelah 8 – 10 hari.

http://maswira.blogspot.com
Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Pakan Glass Eels

cacing sutra

Glass eel (anakan sidat) memakan hewan-hewan kecil seperti larva ikan, larva udang, cacing kecil dll.  Untuk budidaya, glass eel dapat diberi pakan dengan pelet. Jika glass eel sejak dini sudah diperkenalkan dengan pelet, maka akan mudah dalam pemberian pakannya. Beda dengan yang tidak diperkenalkan dengan pelet sejak dini, maka ketika sudah besar maka sidat tidak akan mau memakan pelet yang kita berikan. Selain pelet,  glass eel dapat diberi pakan cacing sutra / cacing tubifex.

Cacing sutra / cacing tubifex :

Filum : annelid

Kelas : oligochaeta

Ordo : haplotaxida

Bentuk tubuh cacing ini menyerupai rambut dengan panjang badan antara 1-3cm dengan tubuh berwarna merah kecoklatan dengan ruas ruas. Cacing ini hidup dengan membentuk koloni di perairan jernih yang kaya bahan organik. Cacing ini memiliki 57% protein dan 13% lemak dalam tubuhnya.

Cacing sutra merupakan hewan hermaprodit yang berkembang biak lewat telur secara eksternal. Telur yang dibuahi oleh jantan akan membelah menjadi dua sebelum menetas.

Bahan organik yang baik untuk digunakan oleh cacing sutra adalah campuran antara kotoran ayam, dedak (bekatul) dan lumpur.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar